Tuesday, January 15, 2019

Visi Istiqamah

    Jangan pernah sekalipun berpikir bahwa kita selama-lamanya akan istiqamah. Sebab istiqamah itu keadaan, bukan kepemilikan, ia bisa datang dan pergi

Ada yang 50 tahun istiqamah, namun kehilangannya di tahun 51, ada yang 60, ada yang 70. Yang sulit bila sudah 80 tahun istiqamah lalu kehilangan di tahun 81 nya

Karenanya, penting bagi kita menjelaskan tentang visi hidup kita. Dari visi itulah lahir misi hidup. Do and don't in our life, guide lines, principles, core value

Mereka yang punya visi hidup, takkan terombang-ambing ombak godaan dunia, meski itu sangat menarik. Mereka yang punya visi, bisa mengelola hidup mereka

Adakalanya, visi hidup saja juga tak cukup, karena kalau hanya hidup yang jadi sandarannya, maka jabatan, harta dan wanita bisa jadi sangat menggiurkan

Maka Rasulullah memberikan pada sahabat visi akhirat. Allah mendiktekannya lewat ayat-ayatnya, silakan baca surah-surah Makkiyah, semua tentang visi akhirat

Tapi mereka yang terbatas ada visi dunia, akan berakhir tidak istiqamah, tidak sabar, tidak konsisten. Sebab dunia itu ibarat orang menyelam, cepat lambat sesak nafas

Yang jelas, yang punya visi akhirat takkan menghabiskan 80 juta untuk meniti jalan menuju ke siksa. Apalagi menghargai diri hanya 80 juta

Tulisan ini lebih kepada tulisan untuk penulis, mentransfer unek-unek di kepala agar tak jadi penyakit. Siapa tahu bisa jadi kebaikan dan inspirasi yang bermanfaat

bagikan artikel ini


0 comments:

Post a Comment